Rabu, 31 Oktober 2007

brusli dan burger1

Gara gara musim hujan dan juga ada rasa kasihan orang tua sama aku akhirnya aku gak bisa nerusin buat jual kerupuk,karena memang aku bukan dari golongan yang kurang mampu.Tapi dasar brusli,naluri bisnisnya selalu melekat di hatinya.jadi inget lagu:Walau Badai Menghadang,hehehe.sambil jalan jalan ke Tunjungan Plaza aku banyak melihat lihat jajanan di food court TP.terbersit dalam pikiran untuk membuat usaha makanan,karena emang aku orangnya juga doyan makan.sambil makan McDonalds sempat ada ide buat jualan burger tapi gimana caranya bikin roti,mayonaise,dll.setelah pulang dari plaza.mataku tertuju pada penjual burger di daerah Simo.dia jual burger yang sudah ada franchisenya"Edam Burger "."wahh kayaknya bagus neh jualan burger".Pertama tama aku pura pura beli burger,sambil tanya tanya ehh kok yang jual baik banget mau kasih jawabannya.modal awal untuk jual burger ini 3,5juta.nanti roti,daging,mayonaise semuanya kulakan di sana.pusat edam burger sendiri terletak di Jl.Prapen Surabaya.

Brusli dan kerupuk 4 ( Last )

busyet!!!dalam 2hari 5kg kerupuk terjual dengan sukses!bayangin 1kg kerupuk modalnya cuman 4000 perak dapat duit 12.500/kg fantastis hampir 200% keuntunganku.hehehe."ternyata enak juga jual kerupuk" pikirku.tiap 2hari sekali akupun pergi ke desa tlasih mengambil kerupuk pasir dan tak lupa beli petis yang sangat uenakkkkk!di pasar tulangan.kombinasi kerupuk pasir dan petis udang bikin orang surabaya ketagihan sama kerupuk pasirku.rasanya ada nilai plus juga.hehehe,warga desa tlasih sampai heran melihat anak kuliahan kayak aku mau jualan kerupuk.hihihi."aku kan lagi cari pengalaman"batinku.2hari sekali PP surabaya-sidoarjo bikin capek juga.ya namanya aja kerja.hehehe.akhirnya terbersit ide buat beli besek.besek itu yang biasa dipake sama penjual kerupuk yang biasa dijajakan dijalan jalan.Ada sih perasaan malu tapi aku cuek aja.hehe.setelah beli besek aku pake besek itu buat kulakan 25kg kerupuk pasir.wow bener bener kayak tukang kerupuk.pas pulang ke rumah dengan besek baruku semua orang perumahaanku terkejut melihat aku bawa kerupuk sebanyak itu.wahhhh,ternyata bapak sama ibundaku malu lihat anaknya bawa besek kayak gitu.aku sih tetep cuek yang penting 150% keuntungannya.hehehe

Brusli dan kerupuk 3

Pagi pagi sekitar jam 6 aku manasin sepeda motor,pas ditanya sama orang tua "arep nang endi nak?" "metu dhisik bu!".berangkat deh seorang diri dari surabaya menuju desa tlasih di Sidoarjo.Ketemu pak lurah and langsung bicara bisnis.hehehe.aku utarakan niatku buat jualan kerupuk grandong dan kerupuk pasir,and dengan gayanya yang kayak bagong pak lurah bilang:"K-lo mau untung banyak ya jual krupuk pasir brus!"ujarnya."krupuk pasir lebih murah penggorengannya,bisa bisa kamu untung 150%!" ."hmmmmm boleh juga usul pak lurah"pikirku.
Langsung meluncur ke pengusaha krupuk pasir.bincang bincang sebentar dapat deh harga perkg nya waktu itu Rp 3500/kg dan ajaibnya ongkos penggorengannya cuman 500rupiah.perlu diketahiu 1kg kerupuk pasir isinya satu kresek penuh warna merah.pesen deh 5kg.beli plastik ukuran 5kg,langsung digoreng and masukkin kedalam kresek,and krupuk siap dibawa ke surabaya!Sampai dirumah betapa terkejutnya seisi rumah aku pulang bawa krupuk yang banyak banget.Akupun meminta tolong ibunda beli plastik ukuran besar.aku suruh isi 200gr krupuk pasir dan diiket,dasar brusli punya sifat turunan sejak kecil sebagai seorang marketing,mulai deh brusli jualan.kerupuk!kerupuk!kerupuk rasa terasi!

Brusli dan kerupuk 2

Setiba di rumah dengan selamat,kurang lebih 1,5 jam perjalanan langsung aku serahkan oleh oleh kerupuk mentah dan matang ke ibunda tercinta.aneka macam kerupuk hampir ada semua jenisnya.kerupuk yang aku sukai adalah kerupuk grandong.grandong dalam bahasa jawa artinya setan.hiiiiiii.......!!!serem!!!tapi grandong disini beda.grandong disini artinya guedee banget!yap krupuk grandong ukurannya besar banget,klo orang liat tampilannya segede setan.hehe.tapi itu cuman istilah aja,krupuk grandong adalah kerupuk yang dibuat dari remukan kerupuk yang pecah dan disatukan dengan kanji supaya merekat.cara gorengnya dipanaskan di terik matahari selama beberapa jam kemudian baru digoreng.dan hasilnya gede banget!Mulai deh naluri bisnis jalan."gimana ya kalo aku jual krupuk grandong?"pikirku.hmmm gak ada salahnya.akhirnya krupuk pasir rasa terasi oleh oleh dari warga desa tlasih dan krupuk grandong kubagi bagikan ke tetangga dekat rumah.alhasil mereka merasa keenakan."wahh,......kalo jualan 2 krupuk ini bisa laris manis neh!"pikirku.

Brusli dan kerupuk 1

Kuliah Kerja Nyata 2004 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo membuat kenangan tersendiri bagiku,KKN yang bertempat di Desa Tlasih,Tulangan,Sidoarjo membuatku sadar bahwa hidup bukan untuk makan tapi makan untuk hidup,Desa Tlasih adalah desa yang paling banyak memproduksi kerupuk.berbagai macam jenis kerupuk ada di desa ini mulai kerupuk bawang,kerupuk mawar,kerupuk grandong,dan juga kerupuk pasir.Sampai bosan aku tiap hari dikasih makan kerupuk sama bu lurah.hehehe.untung abis banyak makan kerupuk diriku gak terbang tertiuo angin,Hari demi hari KKN bikin teman teman kebosanan maklum karena rata rata mereka anak anak sidoarjo cuman sekarang mereka pindah sementara.lah wong beda desa.tapi bagiku ini adalah pertama kalinya aku merasakan suasana desa,baru kali ini aku tau susunan perangkat desa mulai pak lurah,pak carik,modin,dll.maklum brusli anak surabaya asli yang gak ada desanya.Tiap hari aku selalu berkunjung ke rumah penduduk desa secara bergantian melihat proses pembuatan kerupuk,bincang-bincang dengan pemilik usaha dan pastinya sebelum pulang dikasih oleh oleh krupuk baik mentah maupun matang,sampai suatu saat aku berpikiran untuk berusaha menjual krupuk hasil buatan mereka.Tak terasa 1 bulan aku KKN,waktu pulang banyak sekali yang gak tega melihatku pulang ke surabaya.malah ada yang suruh cari jodoh di desa ini.hehehe!" up's!hampir lupa kerupuknya........"ujarku !

Nama saya Brusli,bukan Bruce Lee!

"Kenalkan namaku brusli"! begitulah aku selalu memperkenalkan diriku,bukannya sok seperti aktor bruce lee tapi nama asliku terlalu panjang untuk diucapkan.nama asliku Muhammad Burhanuddin Rusli,kelahiran Gresik tahun 1982 ,sekarang umurku menginjak 25 tahun.Tinggal di Surabaya tepatnya di jl.Manukan Rejo dan sementara masih numpang di rumah orang tua. belum mempunyai pekerjaan tetap, suka sekali menangkap peluang usaha yang ada.Diblog ini aku mau menulis perjalanan aku dalam menghadapi rintangan demi rintangan hidup yang selalu menggoyangkan hatiku tatkala aku sedih,senang,tertawa,gembira,suka,dan duka.Sorry kalo tulisannya agak membuat kalian bingung,karena brusli emang bukan penulis cerpen atau pengarang novel.tapi brusli adalah sosok orang yang ingin sekali meraih kesuksesan,menangkap peluang bisnis yang bagus dan bisa mengaplikasikan kedalam kenyataan yang ada.Sudah sering brusli mengalami kegagalan dalam hidupnya, tapi bagi brusli kegagalan bukan akhir dari segalanya.tapi merupakan suatu awal daripada kesuksesan.